5 Langkah Perencanaan Keuangan [bagian 3b]

4 02 2008

Mari kita lanjutan ya…untuk berhasil melaksanakan langkah pertama untuk menjadi kaya seperti yang disebutkan oleh Tung Desem Waringin, Anda harus bisa menyisihkan minimal 10% dari pendapatan Anda untuk ditabung.

Nantinya tabungan inilah yang akan kita gunakan untuk langkah kedua, berinvestasi dengan konsep compound interest.

Apa itu konsep compound interest? Albert Einstein, ilmuwan paling jenius di dunia, mengatakan bahwa salah satu keajaiban dunia adalah compound interest. Wah, kenapa dapat dikatakan begitu?

Asumsi sekarang kita memiliki uang menganggur sebesar Rp. 1.000.000. Uang ini kita tabung dengan bunga sebesar 6% per tahun. Di tahun mendatang, kita mendapatkan bunga sebesar:

Bunga = Rp. 1.000.000 * 6% = Rp. 60.000

Nah, bunga ini kita masukan kembali ke dalam tabungan sehingga turut berbunga. Pada tahun kedua, bunga kita menjadi :

Bunga = Rp. 1.060.000 * 6% = Rp. 63.600

Perhatikan bahwa bunga yang kita dapatkan pada tahun pertama, kita investasikan ulang ke tabungan kita. Jadi bunga kita akan turut berbunga, sehingga terjadi pertambahan bunga sebesar Rp. 3.600,-.

Ajaibnya, bunga yang turut berbunga ini akan menyebabkan pertumbuhan yang luar biasa pada tabungan kita.

Dalam waktu 12 tahun, tabungan kita akan menjadi Rp. 2.012.196,- atau menjadi 2 kali lipat jumlah awal. Dan kalau dibiarkan 12 tahun lagi, maka tabungan ini akan berkembang menjadi 2 kali lipat lagi, alias Rp. 4.048.934,-. Pertumbuhan investasi seperti inilah yang disebut dengan “compound interest“. Ingat, bunga yang kita dapat harus diinvestasikan kembali.

Konsep compound interest inilah yang akan kita gunakan dalam menyusun rencana keuangan untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah kita tetapkan sebelumnya.

Sebagai contoh, misalkan Mbak Peni hendak membuat rencana keuangan untuk mendanai studi anaknya. Untuk membayar uang masuk studi anaknya, Mbak Peni membutuhkan uang sebesar Rp. 20.000.000,- . Berapakah jumlah uang yang harus disisihkan oleh Mbak Peni setiap bulannya?

NB: Untuk menyederhanakan perhitungan dalam contoh, kita menganggap bahwa uang masuk studi tidak mengalami inflasi. Perhitungan compound interest sangat rumit. Di saat studi, biasanya kita diajarkan untuk melakukan perhitungan dengan cara menggunakan tabel.

Di dunia bisnis, biasanya orang membeli kalkulator finansial, yang memiliki fungsi-fungsi khusus untuk melakukan perhitungan compound interest.

Bagi Anda yang memiliki komputer, Anda beruntung! Komputer Anda dapat melakukan perhitungan compound interest dengan cepat dan mudah! Caranya? Gunakan aplikasi spreadsheet seperti Microsoft Excel.

Untuk menjawab pertanyaan Mbak Peni, kita memerlukan 2 buah data lagi yaitu:

  1. Berapa lama waktu yang dimiliki oleh Mbak Peni?
  2. Apakah produk investasi yang digunakan? Berapa tingkat return/bunganya?

Biasanya seorang anak akan memasuki studi [S1] pada usia 18 tahun. Jadi andaikata sekarang anak Mbak Peni berusia 10 tahun, maka Mbak Peni masih memiliki waktu sebanyak 8 tahun untuk berinvestasi.

Sekarang kita lihat dalam worksheet. Data jumlah uang yang perlu ditabung oleh Mbak Peni, apabila jangka waktu menabungnya adalah 8 tahun :

  • Apabila Mbak Peni menggunakan produk deposito dengan tingkat suku bunga sekitar 5% per tahun, maka Mbak Peni harus menabung sebesar Rp. 169.865 per bulannya.
  • Apabila Mbak Peni menggunakan produk reksa dana pasar uang dengan tingkat return sekitar 8% per tahun, maka Mbak Peni harus menabung sebesar Rp. 149.400 per bulan.
  • Apabila Mbak Peni menggunakan produk reksa dana saham dengan tingkat return sekitar 20% per tahun, maka Mbak Peni harus menabung sebesar Rp. 85.731 per bulan.

Apakah kesimpulan yang dapat Anda tarik dari data yang ditunjukan oleh worksheet diatas? Bahwa, SEMAKIN TINGGI TINGKAT SUKU BUNGA, maka jumlah uang yang perlu ditabung per bulannya menjadi SEMAKIN KECIL.

Perlu diingat disini bahwa produk investasi yang tingkat suku bunganya tinggi biasanya diikuti dengan tingkat resiko yang tinggi juga. Apakah Anda siap untuk menanggung resiko investasi?

Nah sekarang, bagaimana jika ceritanya Mbak Peni menunda investasi untuk dana studi anaknya?

Katakanlah tabungan untuk pendidikan ini ditunda selama 3 tahun. Sekarang Mbak Peni hanya memiliki waktu 5 tahun untuk menyiapkan dana pendidikan anaknya. Berapakah jumlah uang yang perlu ditabung per bulannya?

Jawabannya :

  • Apabila Mbak Peni menggunakan produk deposito dengan tingkat suku bunga sekitar 5% per tahun, maka Mbak Peni harus menabung sebesar Rp. 294.091 per bulannya.
  • Apabila Mbak Peni menggunakan produk reksa dana pasar uang dengan tingkat return sekitar 8% per tahun, maka Mbak Peni harus menabung sebesar Rp. 272.195 per bulan.
  • Apabila Mbak Peni menggunakan produk reksa dana saham dengan tingkat return sekitar 20% per tahun, maka Mbak Peni harus menabung sebesar Rp. 196.544 per bulan.

Sekarang kita analisa kembali jawaban yang sekarang dengan jawaban sebelumnya.

Untuk tingkat suku bunga yang sama-sama 5% per tahun,apabila jangka waktu yang tersedia 8 tahun, maka jumlah yang harus ditabung adalah Rp. 169.865,- per bulan.

Namun apabila jangka waktu yang tersedia hanya 5 tahun, maka jumlah yang harus ditabung meningkat menjadi Rp. 294.091,-. Jumlah yang harus Mbak Peni bayar hampir 2 kali lebih mahal.

Artinya? Setiap penundaan terhadap investasi, menyebabkan Anda harus membayar LEBIH MAHAL untuk mencapai tujuan Anda. Perlu diingat bahwa dalam investasi, WAKTU ADALAH TEMAN ANDA. Semakin lama jangka waktu Anda berinvestasi, maka beban yang harus Anda tanggung akan menjadi semakin ringan.

Mulailah berinvestasi sekarang juga dan buatlah sendiri rencana keuangan pribadi anda

Jasa konsultasi perencana keuangan untuk merancang rencana keuangan sangatlah mahal. [relatif ding!]

“Terus bagaimana donk cara saya merencanakan keuangan saya?”

Jangan khawatir. saya tidak tarik biaya kok, mari kita berbagai ilmu, menurut tips David Ciang, buatlah rencana keuangan dengan cara membuat berbagai macam rencana keuangan dengan menggunakan rumus-rumus yang telah tersedia pada program komputer Microfot Excel.

Siapkan worksheet, antara lain :

  • – Menghitung nilai tabungan di masa depan.
  • – Rencana pensiun.
  • – Rencana dana pendidikan anak.
  • – Perhitungan bunga hutang.
  • – Perhitungan investasi obligasi.
  • – dan masih banyak lagi.

Kita dapat melakukan perhitungan untuk rencana keuangan kita secara gampang dan hanya dalam hitungan detik! Sipp!!

Oke, Sukses Selalu

Thanks buat Mbak Peni Solo, koreksinya kalo ada yang salah itung..he..he. .

Respectfully yours

Jerri Irgo…


Actions

Information

2 responses

12 02 2008
Anam

Terima kasih Pak J…
Ini adalah rangkaian tulisan Pak J di milis yang ternyata baru sempat dipublish di blog pada Februari 2008
Kita tunggu sumbangan yang lain ni..!

Anam

11 03 2010
zhoi

salam kenal buat pemilik blog
sekedar berbagi,
kebetulan saya ikutan di portalreksadana dan banyak informasi menarik terkait reksadana.
lalu akibat keisengan saya terhadap excel, saya coba2 bikin spreadsheet untuk simulasi reksadana untuk perencanaan pendidikan anak.
Jadi ijinkan saya berbagi link komen saya di portalreksadana:
http://portalreksadana.com/node/214#comment-7264

trus kalo mau langsung download spreadsheet excel saya ada di:
http://www.ziddu.com/download/8875032/SkoLaPlanV10rev0803.xls.html

Begitu aja dulu dhe…
Salam sukses buat pemilik blog

Wass

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: